Powered by Blogger.

Monday, January 6, 2014

Proses Pencapaian Tujuan

Ada dua Pendekatan Pengendalian Intern :
1. Pendekatan Statis
2. Pendekatan Dinamis


Pendekatan Statis
1. Berdasarkan   pertimbangan   pada   pembagian   wewenang   di   dalam pengelolaan   perusahaan   atau   entitas   pada   masa   lalu   yg   bersifat sentralisasi.
2. Metoda sentralisasi artinya jika kita telusuri bahwa intelektualitas berada pd pucuk     pimpinan  perusahaan.  Semakin  rendah  posisi  seseorang,  maka semakin  sedikit  pengetahuannya  ttg   pencapaian  tujuan  perusahaan, artinya hanya sekedar menjalankan perintah atasanya.
3. Artinya bahwa pendekatan statis akan berorientasi pada sistem yg dpt dg mudah ditelusuri keberadaannya.
Pendekatan Dinamis
1. Pengendalian intern sbg sebuah proses
2. Konsep ini terkait dg perkembangan metoda pengelolaan sumber daya manusia pada organisasi yg bersangkutan.
3. Perubahan metoda pengelolaan tersebut adalah perubahan ke metoda pengelolaan            manajemen  melalui   tujuan   (management  by   objective) enggantikan
4. manajemen melalui kekuasaan (management by drive).
5. Hal tersebut di dorong oleh :
•  Peningkatan kualitas SDM, sehingga intensitas pengendalian intern dpt di       kurangi
•  Spesialisasi dpt meningkatkan kinerja seseorang
•  Kepuasan kerja dpt meningkatkan produktivitas.
•  Persaingan yg semakin ketat, membutuhkan pengambilan
•  keputusan yg cepat.



Dengan adanya  konsep baru tersebut disadari bahwa intelektualitas tdk lg terletak pd puncak pimpinan, tetapi terletak dilapisan bawah. Mereka yg dekat dg konsumenlah yg paling mengerti dg kebutuhan pasar. Pengorganisasian  yg  paling  tepat  untuk  kondisi  seperti  ini  adalah  seperti pengorganisasian orkes simponi.


Organisasi ini sepenuhnya akan digerakan oleh dinamika para pekerja (ujung tombak) sesuai spesialisai masing-masing.
Untuk menjaga kekompakan agar terjadi irama yg serasi dibutuhkan seorang manajer yg berfungsi sbg konduktor.

Manajer  tersebut  tdk  lg  hrs  memiliki  pengetahuan teknis  seperti  yg  dimiliki pemain orkesnya, tetapi yg diperlukan hanya seorang yg mampu mengatur tempo dan menguasai tingkatan nada.

@http://v-class.gunadarma.ac.id/mod/resource/view.php?id=65768
AKSI 2014

LANGKAH UTAMA PELAKSANAAN PROGRAM KEAMANAN

Perencanaan Keamanan Sistem keamanan jaringan komputer yang terhubung ke internet harus direncanakan dan dipahami dengan baik agar dapat melindungi investasi dan sumber daya di dalam jaringan komputer tersebut secara efektif. Sebelum mulai mengamankan suatu jaringan komputer, harus ditentukan terlebih dahulu tingkat ancaman (threat) yang harus diatasi dan resiko yang harus diambil maupun yang harus dihindari. Untuk itu, jaringan komputer harus dianalisa untuk mengetahui apa yang harus diamankan, untuk apa diamankan, seberapa besar nilainya, dan siapa yang bertanggung jawab terhadap data dan asset-aset lain di dalam jaringan komputer tersebut. Di bawah ini adalah hal-hal yang harus dimengerti dalam perencanaan kebijakan keamanan jaringan komputer: 

Aset : Aset merupakan hal yang penting dan merupakan langkah awal dari berbagai implementasi keamanan komputer. 

Analisi Resiko : adalah tentang identifikasi akan resiko yang mungkin terjadi, sebuah even yang potensial yang bisa mengakibatkan suatu sistem dirugikan.

Perlindungan : Kita dapat melindungi jaringan internet dengan pengaturan Internet Firewall yaitu suatu akses yang mengendalikan jaringan internet dan menempatkan web dan FTP server pada suatu server yang sudah dilindungi oleh firewall.

Alat : alat atau tool yang digunakan pada suatu komputer merupakan peran penting dalam hal keamanan karena tool yang digunakan harus benar-benar aman.


Prioritas : Jika keamanan jaringan merupakan suatu prioritas, maka suatu organisasi harus membayar harga baik dari segi material maupun non material.

@http://detik.com 
  AKS2014

SISTEM INFORMASI YANG PERLU DI LINDUNGI

Berkembangnya teknologi dan informasi yang semakin tinggi maka sudah pasti keamanan sistemnya pun akan mendapat ancaman yang makin berat, banyak faktor-faktor yang mengancam keamanan sistem tersebut mulai dari :

1. Spyware dan trojan
Spyware dan trojan horse adalah program komputer yang biasanya tanpa sengaja terinstal untuk melakukan perusakan, penyalinan dan/atau pengintipan aktifitas sebuah komputer, sehingga segala aktifitas kita saat menggunakan komputer dapat dipantau, di-copy atau didalangi dari tempat lain.
Spyware dan trojans biasanya terinstal karena ketidak-telitian pengguna komputer saat meng-klik suatu pop-up atau browsing internet.

2. Virus dan worm
Virus dan worm adalah sebuah program komputer aktif yang biasanya tersembunyi dan membahayakan karena bersifat merusak komputer. Virus dapat menginfeksi program komputer lain dan/atau file data serta dapat terdistribusi ke komputer lain dengan membonceng pendistribusian file/program lain.

3. Hacker attack
Hacker adalah seseorang atau beberapa orang yang ahli dan mengetahui seluk beluk komputer baik software, hardware, keamanan atau jaringannya.
Hacker sering dikonotasikan sebagai penjahat di dunia komputer. Namun sesungguhnya tidak semua hacker melakukan kejahatan, terdapat pula hacker yang memang berfungsi sebagai peneliti dan pengembang dengan cara menelusuri lubang-lubang keamanan sebuah software atau jaringan komputer.

4. Wireless attack
Dengan kehadiran prosesor dan software sistem operasi terbaru, teknologi wireless telah mulai menjadi “barang biasa”. Wireless sangat menguntungkan dari segi problem pemasangan kabel dan kabel yang semrawut. Namun bila tidak hati-hati, seseorang dalam jangkauan area wireless tersebut dapat “mencuri” bandwidth kita. Bahkan orang tak dikenal tersebut dapat menjelajahi komputer dalam jaringan wireless tersebut, sebab orang tak dikenal itu berada “didalam” jaringan.

5. Phishing mail
Phising mail adalah sebuah email yang seolah-olah dikirim dari bank tempat kita menyimpan uang, dari situs tempat kita membeli barang secara on-line dan lain-lain yang mirip-mirip seperti itu.
Bila kita log-in kedalam situs gadungan tersebut maka situs itu akan mencuri username dan password yang akan merugikan kita

6. Spam mail
Spam mail atau junk mail atau bulk mail biasanya berupa e-mail yang dikirim secara serentak ke beberapa alamat yang berisi pesan penawaran, tipuan dan lain-lain yang biasanya kurang berguna bagi penerimanya.

            Kesalahan bukan karena sistem tapi kesalahan terjadi karena kelalaian user maka harus teliti dan waspada..WASPADA...WASPADA....

  AKS2014

Saturday, November 23, 2013

Antisipasi penyadapat terulang..

HY.....
Tau gasih Baru-baru ini indonesia lagi buming tentang penyadapan pemerintahan SBY....yang parah lagi yang menyadap adalah teman dekat dari indonesia..tau ga??? itu loh yang ada kanggurunya....hehe

tapi TAU GA SIH!!!!!!!!!
kalo indonesia udah punya teknik anti sadaf,,,,,#sok arab
Beberapa metode dan teknologi antisadap sudah dimiliki berupa pembungkusan data atau enkripsi serta pemanfaatan metode telekomunikasi tertutup. *WAW
Headline
"Metode enkripsi adalah membungkus data yang dikirim melalui sistem jaringan kabel serat optik ataupun jaringan satelit. Memang tetap bisa disadap, tetapi tidak dapat dibaca kecuali oleh penerima yang dituju,” kata Kepala Bidang Sistem Komunikasi Multimedia pada Pusat Teknologi Informatika Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kelik Budiana pada konferensi pers bersama Ikatan Auditor Teknologi Indonesia (IATI), Jumat (22/11), di Jakarta.
"Metode pembungkusan data membutuhkan kunci untuk membuka. Kuncinya bisa diubah setiap waktu,” kata Kelik.
Secara terpisah, Kepala Pusat Penelitian Informatika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) LT Handoko mengatakan, pemanfaatan teknologi telekomunikasi terbuka mengandung risiko disadap. Penyadapan bisa dihindari dengan memanfaatkan teknologi telekomunikasi tertutup, seperti yang dikembangkan LIPI, yakni Bandros (Bandung Raya Operation System). Pusat Penelitian Informatika LIPI terletak di Bandung...*jauh euuuyy
"Bandros merupakan jaringan sistem informasi tertutup untuk berbagai kebutuhan komunikasi pemerintah, misalnya digunakan pada saat penanggulangan bencana. Karena sifatnya yang tertutup, teknologi telekomunikasi ini menjadi antisadap," kata Handoko,
Teknologi dalam negeri
Sekjen IATI Arya Rezavidi mengatakan, terbongkarnya penyadapan pejabat tinggi negara oleh Australia hendaknya menjadi momentum untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam negeri.
Aswin Sasongko dari Dewan Pakar IATI mengatakan, tak ada ketentuan yang melarang suatu negara menyadap komunikasi pejabat tinggi negara lain. Yang semestinya dilakukan negara adalah meningkatkan kemampuan mencegah penyadapan.
"Kita membutuhkan audit teknologi untuk pengamanan komunikasi pemerintah. Apakah aman dan sesuai dengan kebutuhan? Audit teknologi masih jarang dibicarakan," kata Aswin.
Wakil Ketua IATI Hari Nugroho mengatakan, penyadapan terhadap komunikasi para pejabat tinggi negara pada 2009 menunjukkan lemahnya keamanan teknologi informasi. Seharusnya dikembangkan inovasi untuk meningkatkan keamanan teknologi informatika yang berasal dari luar negeri. (NAW)

@kompas.com

Friday, November 15, 2013

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN

tugas menganalisis sebuah software sistem penunjang keputusan..
di mari saya menganalisis sistem analitycal lumina...

Sunday, November 10, 2013

sistem penunjang keputusan (perhitungan linier)

alhamdllah Tugas yang begitu banyak bisa di selaikan dengan satu persatu walau sedikit waktu yang di miliki karena ponakan yang harus bolak balik ke rumah sakit,,semoga bisa di terima #curcol

Pada suatu kantor instansi membutuhkan pegawai yang terdiri dari tamatan SMP dan SMU sesuai kebutuhan organisasi tsb. Telah ditentukan bahwa untuk tenaga khusus tidak boleh melebihi 60 orang sedangkan untuk tenaga umum tidak boleh melebihi 90 orang. Untuk tenaga khusus dan umum diambil dari lulusan SMP dan SMU.Demikian juga untuk tenaga SMP diperhitungkan 60% yang khusus sedangkan untuk tenaga SMU diperhitungkan 75% yang umum.
Pertanyaan : 
formulasikan model persoalan ini dalam bentuk pemrograman linier apabila dikehendaki jumlah tenaga maksimum 3X jumlah tenaga SMU dan 2X jumlah tenaga SMP
Perhitungkan besarnya tenaga-tenaga SMP dan SMU.


ada 2 cara  1 secara manual dan yang satu menggunakan program solver pada Excel..

Saturday, November 9, 2013

Aset Sistem Informasi harus dilindungi melalui sistem keamanan yang baik

·        Aset : Perlindungan aset merupakan hal yang penting dan merupakan langkah awal dari berbagai implementasi keamanan komputer. Contohnya: ketika mendesain sebauah website e-commerce yang perlu dipikirkan adalah keamanan konsumen. Konsumen merupakan aset yang penting, seperti pengamanan naman alamat ataupun nomor kartu kredit.

·        Analisi Resiko : adalah tentang identifikasi akan resiko yang mungkin terjadi, sebuah even yang potensial yang bisa mengakibatkan suatu sistem dirugikan.

·        Perlindungan : Kita dapat melindungi jaringan internet dengan pengaturan Internet Firewall yaitu suatu akses yang mengendalikan jaringan internet dan menempatkan web dan FTP server pada suatu server yang sudah dilindungi oleh firewall.

·        Alat : alat atau tool yang digunakan pada suatu komputer merupakan peran penting dalam hal keamanan karena tool yang digunakan harus benar-benar aman.

·        Prioritas : Jika keamanan jaringan merupakan suatu prioritas, maka suatu organisasi harus membayar harga baik dari segi material maupun non material. Suatu jaringan komputer pada tahap awal harus diamankan dengan firewall atau lainnya yang mendukung suatu sistem keamanan.

langkah keamanan dari sistem informasi
1. Mempersiapkan rencana (Preparation of a Project Plan), mempersiapkan segalasesuatunya seperti perencanaan proyek yang memiliki tujuan review, ruang lingkup, tugas yang harus dipenuhi, pendanaan, dan jadwal untuk menyelesaikan tugas.
2.  Mengindentifikasi asset (Identification of Assets), dalam melakukan proses ini perlu beberapa kategori, seperti: software aplikasi, hardware, fasilitas, dan lain-lain.
3.     Penilaian asset (Valuation of Asset).
4.     Mengindentifikasi ancaman ( Threats Identification ), mengidentifikasi ancaman dalam bentuk eksternal maupun internal yang mengancam sistem informasi.Menilai kemungkinan suatu ancaman (Assess Likehood of Threats), menilai ancaman yang mungkin akan terjadi dalam waktu periode tertentu.
5. Eksposur Analisis (Exposures Analys), evaluasi dari kemungkinan adanya ancaman yang akan berhasil.
6.      Penyesuaian control (Adjust Controls).
7.       Mempersiapkan laporan keamanan (Prepare Security Report).


TU : Analisis Kinerja Sistem